Bahaya Kapur Barus
February 9, 2008 at 5:24 am 3 comments
Sampai dengan hari ini, penulis masih belum terbebas dengan yang namanya “boleh makan kacang”. Tiap kali makan kacang, pasti deh cairan perut dikuras habis alias diare
. Asal mula cerita berawal dari ketika saya masih SD kelas 3 kalo ga salah. Ceritanya karena takut dengan kutu buku yang ada dalam tas, saya masukkan beberapa butir kapur barus ke dalam tas sekolah biar kutunya ga jingkrak2 di dalam. Selang tiga hari kemudian saya berbelanja sebungkus kacang karena lagi pengen kunyah yang krutak-krutuk. Maklum lah karena umur yang masih belia dan belum mengenal bahaya yang ditimbulkan kapur barus, sebungkus kacang yang masih belum habis dan dalam keadaan terbuka, saya simpan dalam sebuah kantong tas yang berisi kapur barus itu. Tak heran memang bila uap kapur barus masuk ke kacang hanya dalam waktu 1 jam berhubung waktu itu pulang diantar bus keliling-keliling antar anak-anak lain pulang seraya menunggu giliran saya tiba. Sesampai di rumah langsung buka tas dan saya lanjut kembali makan kacang. Heran juga koq rasanya makin aneh saja, barulah teringatlah saya akan kapur barus itu, tapi sayang kunyahan kacang sudah sampai ke perut untuk diproses -_-’. Selang beberapa jam, uap yang tak enak pun keluar dari mulut dan menimbulkan rasa mulas pada perut. Tak sampai di situ saja rupanya pengaruh yang ditimbulkan. Rupanya cerita masih berkelanjutan.
Herannya sampai sekarang tiap kali makan kacang, uap yang tak enak sering keluar dari mulut dan terakhir perut mulas berputar-putar dan layaknya seperti orang yang terkena penyakit diare, cairan tubuh terus terkuras. Syukurlah sudah ada obat untuk mengatasi penyakit diare, kalau tidak mungkin badan dah mati lemas. Setiap kejadian ada hikmahnya, saya ambil hikmahnya, ga makan kacang lagi deh. Semoga yang membaca blog ini, selalu menjaga jangkauan anak-anak dari kapur barus agar tidak terkena seperti kejadian yang saya alami.
Entry filed under: Pengalamanku. Tags: .


1.
demon55 | December 30, 2009 at 8:12 am
wah nais inpoh gan , btw ane PERTAMAX
2.
organisasi | July 10, 2011 at 6:30 pm
serem juga ceritanya yah.
mungkin semua orang juga punya cerita seperti ini.
3.
Suzanna | July 24, 2011 at 3:06 pm
bahayanya mungkin sakit perut yg ampe menguras cairan tubuh..kalo berhati-hati mungkin tidak akan terjadi…:)