Berhargakah Uang?

January 8, 2009 at 9:17 am 1 comment

Jika di masa tahun 1995, sepuluh bungkus kerupuk dapat dibeli dengan harga seribu maka sekarang hanya dapat sebungkus kerupuk.

Sapa yang dapat menduga harga-harga bakal melambung tinggi seperti sekarang ini. Uang sekolah yang mencapai 200ribuan per anak untuk jenjang SMP, biaya angkutan yang semakin menaik tiap tahun seakan-akan uang dibuat tak berharga untuk disimpan, bak mengalir deras seperti aliran anak sungai.

Manusia lelah mengumpulkan uang dalam sebulan tapi uang bisa habis hanya dalam sehari.

Jika orang dulu berkata “banyak anak, banyak rezeki..”, maka orang sekarang akan mengatakan “banyak anak, merepotkan..”.

Kehidupan ekonomi yang serba sesak kadang membuat orang menganggap uang sebagai Tuhannya dan manusia mulai menghalalkan segala cara untuk memperolehnya.

Persaingan antar manusia kian memuncak untuk membuat harga-harga membumbung setinggi langit. Pajak-pajak berkeliaran sana-sini bukan tak pusing membuat bapak ibu memikirkan masa depan anak-anaknya.

Dapatkah uang dirasakan berharga suatu saat nanti seperti tahun ’95 dulu?

Entry filed under: buah pikiran. Tags: .

Waktu Tak Bisa Kembali Manusia Tak Ramah

1 Comment Add your own

  • 1. eiger  |  March 4, 2009 at 2:57 pm

    Semoga mbak suzie, amin..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Recent Posts

My Calendar

January 2009
S M T W T F S
« Nov   Jan »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Blog Stats

  • 10,970 hits

Photos

Untitled

Upper Dentdale Valley, Yorkshire Dales (Explored)

More Photos

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.