Bahaya Kapur Barus

February 9, 2008 at 5:24 am 6 comments

Sampai dengan hari ini, penulis masih belum terbebas dengan yang namanya “boleh makan kacang”. Tiap kali makan kacang, pasti deh cairan perut dikuras habis alias diare :(. Asal mula cerita berawal dari ketika saya masih SD kelas 3 kalo ga salah. Ceritanya karena takut dengan kutu buku yang ada dalam tas, saya masukkan beberapa butir kapur barus ke dalam tas sekolah biar kutunya ga jingkrak2 di dalam. Selang tiga hari kemudian saya berbelanja sebungkus kacang karena lagi pengen kunyah yang krutak-krutuk. Maklum lah karena umur yang masih belia dan belum mengenal bahaya yang ditimbulkan kapur barus, sebungkus kacang yang masih belum habis dan dalam keadaan terbuka, saya simpan dalam sebuah kantong tas yang berisi kapur barus itu. Tak heran memang bila uap kapur barus masuk ke kacang hanya dalam waktu 1 jam berhubung waktu itu pulang diantar bus keliling-keliling antar anak-anak lain pulang seraya menunggu giliran saya tiba. Sesampai di rumah langsung buka tas dan saya lanjut kembali makan kacang. Heran juga koq rasanya makin aneh saja, barulah teringatlah saya akan kapur barus itu, tapi sayang kunyahan kacang sudah sampai ke perut untuk diproses -_-‘. Selang beberapa jam, uap yang tak enak pun keluar dari mulut dan menimbulkan rasa mulas pada perut. Tak sampai di situ saja rupanya pengaruh yang ditimbulkan. Rupanya cerita masih berkelanjutan.

 

Herannya sampai sekarang tiap kali makan kacang, uap yang tak enak sering keluar dari mulut dan terakhir perut mulas berputar-putar dan layaknya seperti orang yang terkena penyakit diare, cairan tubuh terus terkuras. Syukurlah sudah ada obat untuk mengatasi penyakit diare, kalau tidak mungkin badan dah mati lemas. Setiap kejadian ada hikmahnya, saya ambil hikmahnya, ga makan kacang lagi deh. Semoga yang membaca blog ini, selalu menjaga jangkauan anak-anak dari kapur barus agar tidak terkena seperti kejadian yang saya alami.

Advertisements

Entry filed under: Pengalamanku.

My Diary Pendengar yang baik

6 Comments Add your own

  • 1. demon55  |  December 30, 2009 at 8:12 am

    wah nais inpoh gan , btw ane PERTAMAX

    Reply
  • 2. organisasi  |  July 10, 2011 at 6:30 pm

    serem juga ceritanya yah.
    mungkin semua orang juga punya cerita seperti ini.

    Reply
    • 3. Suzanna  |  July 24, 2011 at 3:06 pm

      bahayanya mungkin sakit perut yg ampe menguras cairan tubuh..kalo berhati-hati mungkin tidak akan terjadi…:)

      Reply
  • 4. Evi yuwanda  |  January 24, 2012 at 10:41 am

    Wach bahaya jga ea kapur barus…

    Hmm mesti hati-hati nie..

    Reply
  • 5. munying  |  December 5, 2013 at 6:36 am

    aduch
    saya termasuk orang yang suka dngan kpur barus
    gmna ya caranya supaya ndax kecanduan ama kpur barus

    Reply
  • 6. ochien  |  April 7, 2014 at 9:57 pm

    Aku suka bgt nyium kapur barus..
    Sampai kapur barus aq selipin di bawah bantal biar aq bisa terus nyium..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Recent Posts

My Calendar

February 2008
S M T W T F S
« Jan   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
242526272829  

Blog Stats

  • 18,071 hits

%d bloggers like this: